Terapi Medis untuk Pengobatan Kanker Otak

Otak manusia merupakan struktur inti pusat pengaturan tubuh yang paling penting. Memiliki kapasitas isi 1.350 cc dan terdiri dari 100 juta sel saraf. Fungsi otak manusia itu sendiri yaitu untuk mengatur dan mengkoordinir sebagian besar perilaku, gerakan dan fungsi tubuh seperti tekanan darah, detak jantung dan suhu tubuh. Otak memiliki kaitan erat dengan pemikiran maka dari itu otak manusia

SB1M Gedung BRI II - JL. Jend. Sudirman 44-46

Otak manusia merupakan struktur inti pusat pengaturan tubuh yang paling penting. Memiliki kapasitas isi 1.350 cc dan terdiri dari 100 juta sel saraf. Fungsi otak manusia itu sendiri yaitu untuk mengatur dan mengkoordinir sebagian besar perilaku, gerakan dan fungsi tubuh seperti tekanan darah, detak jantung dan suhu tubuh. Otak memiliki kaitan erat dengan pemikiran maka dari itu otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia.

Kanker otak merupakan problem kesehatan serius yang berupa tumbuhnya sel-sel ganas yang menyerang bagian otak. Sel kanker terbentuk dari pembelahan sel yang tidak normal dan tak terkendali. Bagian otak yang ditumbuhi kanker, terutama bagian otak besar akan membesar sehingga membuat tekanan pada saraf kranial meningkat. Tekanan tersebut memicu gejala sakit kepala, muntah, kram, penglihatan menjadi kabur, kesemutan, dan lain-lain.

Untuk mengobati kanker otak, terdapat beberapa cara yang bisa digunakan. Masing-masing cara  pengobatan dilakukan tergantung tingkat keparahan dari kanker itu sendiri. Untuk pengobatan kanker otak menggunakan sistem terapi dibagi menjadi tiga jenis yaitu terapi radiasi, kemoterapi dan terapi proton. Berikut penjelasannya :

 otak

 

1)  Terapi Radiasi

Dengan melakukan terapi radiasi kanker otak ini dapat membunuh sel kanker dan membiarkan sel otak yang normal untuk tetap tumbuh.  Pengobatan kanker menggunakan terapi ini akan membuat penderita kanker bertahan hidup lebih lama. Teknik ini menggunakan teknologi perhitungan yang berdasarkan komputer yang terfokus pada radiasi di lokasi kanker dan meminimalisir dosis radiasi pada bagian otak yang normal. Terapi ini bisa juga digunakan untuk melengkapi jenis pengobatan lain atau sebagai pengobatan utama untuk kanker otak.  Berdasarkan standar terapi radiasi sinar eksternal, perawatan dosis standar yang diberikan untuk kanker otak bisa diulangi antara 10 hingga 30 kali perawatan tergantung tingkat keparahan kanker.

 

2)  Kemoterapi

Terapi ini dilakukan dengan cara memberikan obat kimia pada kanker untuk menghentikan tumbuhnya sel-sel yang tak terkendali. Penggunaan cara kemoterapi dalam mengatasi kanker dapat mengganggu sel-sel tubuh yang normal seperti sel rambut, sel darah putih, sel darah merah  dan sel-sel lainnya. Efek samping yang akan muncul setelah melakukan kemoterapi biasanya berupa kerontokan rambut, mual, muntah dan  menurunnya sel darah maupun sel darah putih dalam tubuh. Akan tetapi, efek samping akan hilang setelah satu sampai dua bulan setelah melakukan kemoterapi.

 

3)  Terapi Proton

Cara kerja terapi proton yaitu dengan menggunakan radiasi dosis tinggi yang langsung diarahkan ke pusat sel kanker. Terapi ini diklaim efektif dan tanpa merusak sel otak yang sehat di sekitarnya. Untuk beberapa pasien kanker otak, terapi ini memberikan hasil yang terbaik dan lebih kecil resiko efek samping. Terapi proton dapat digunakan untuk mengobati kanker pada dasar tengkorak atau kanker tulang belakang yang merupakan bagian yang sangat sensitif.

daftar free member

Masing-masing terapi kanker otak memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Tetapi bila dilakukan degan prosedur yang benar, niscaya dapat mengurangi faktor resiko yang bisa timbul. Dan hal yang paling penting, selalu jaga kondisi kesehatan tubuh dengan konsumsi makanan sehat maupun olahraga agar bisa terhindar dari penyakit apapun.

(Visited 178 times, 1 visits today)

2 thoughts on “Terapi Medis untuk Pengobatan Kanker Otak

Silahkan Komentarnya Bebas dan Sopan..

          daftar free member